Biaya Visa Kerja Filipina: Proses Pengajuan yang Perlu Diketahui

Akhamad Fauzi

Juli 30, 2026
Visa Kerja
Biaya Visa Kerja Filipina Proses Pengajuan yang Perlu Diketahui

Merencanakan karir profesional di Filipina memerlukan persiapan dokumen yang matang, terutama terkait legalitas izin kerja. Memahami rincian biaya visa kerja Filipina beserta tahapan birokrasinya merupakan langkah krusial agar proses relokasi Anda berjalan tanpa kendala hukum. Oleh karena itu, panduan komprehensif ini hadir untuk mengupas secara menyeluruh struktur biaya, syarat administrasi, hingga estimasi waktu pemrosesan yang perlu Anda persiapkan.

Memahami Jenis Visa Kerja Filipina & Legalitas Resmi

Sebelum membahas nominal anggaran, penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa pemerintah Filipina menetapkan kriteria khusus bagi tenaga kerja asing. Pada umumnya, ekspatriat wajib mengantongi Alien Employment Permit (AEP) yang di terbitkan oleh Department of Labor and Employment (DOLE) sebelum dapat mengajukan visa kerja utama, yaitu 9(G) Commercial Visa.

Di samping itu, bagi Anda yang masih dalam masa uji coba atau proyek jangka pendek, instansi imigrasi Filipina (Bureau of Immigration) menyediakan opsi Special Working Permit (SWP). Akan tetapi, untuk status karyawan tetap, Visa 9(G) tetap menjadi standar mutlak yang harus di miliki.

Rincian Estimasi Biaya Visa Kerja Filipina Terbaru

Secara umum, komponen biaya tidak hanya mencakup stiker visa di paspor, melainkan juga biaya administrasi dokumen pendukung. Akibatnya, total anggaran yang di keluarkan bisa bervariasi tergantung pada durasi kontrak kerja Anda (1, 2, atau 3 tahun).

Komponen Pengurusan Estimasi Biaya (PHP / IDR) Keterangan
Alien Employment Permit (AEP) ± ₱10.000 – ₱15.000 Diterbitkan oleh DOLE (Berlaku 1 Tahun)
Visa 9(G) Application Fee ± ₱10.000 – ₱20.000 Tergantung pada durasi izin kerja
ACR I-Card (Identity Card) ± $50 USD (± ₱2.800) Kartu identitas resmi ekspatriat
Legalisasi & Apostille Dokumen Bervariasi Ijazah, SKCK, & Kontrak Kerja di Kemenkumham

*Catatan: Fluktuasi nilai tukar mata uang serta kebijakan pemerintah setempat dapat memengaruhi total biaya akhir secara berkala.

Alur dan Tahapan Pengajuan Visa

Selanjutnya, agar proses aplikasi Anda berjalan sistematis tanpa risiko penolakan, berikut adalah alur kronologis yang perlu di lalui:

  1. Penerbitan Kontrak Kerja: Perusahaan sponsor di Filipina menerbitkan penawaran kerja resmi.
  2. Legalisasi Dokumen di Indonesia: Menerjemahkan dan melakukan Apostille pada dokumen pribadi seperti Ijazah dan SKCK.
  3. Pengajuan AEP di Filipina: Perusahaan sponsor mendaftarkan AEP Anda ke DOLE Filipina.
  4. Pengajuan Visa 9(G): Setelah AEP disetujui, pendaftaran Visa 9(G) dilanjutkan ke Bureau of Immigration.
  5. Perekaman Biometrik & ACR I-Card: Pemohon melakukan pengambilan foto dan sidik jari di kantor imigrasi setempat.
Penting untuk Diperhatikan: Bekerja di Filipina tanpa AEP dan Visa 9(G) yang sah dapat berakibat pada sanksi administratif, denda berat, hingga deportasi dan tindakan masuk daftar hitam (blacklist).

Proses Mudah & Aman Bersama Jangkar Groups

Mengingat rumitnya birokrasi antarnegara serta potensi kendala bahasa, memproses izin kerja secara mandiri tentu menyita banyak waktu dan tenaga. Oleh sebab itu, Jangkar Groups hadir sebagai mitra terpercaya untuk mendampingi seluruh kebutuhan visa kerja Anda secara profesional:

  • Audit & Verifikasi Berkas: Memastikan seluruh dokumen pemohon bebas dari kesalahan teknis.
  • Layanan Apostille Terpadu: Mengurus legalisasi dokumen resmi Indonesia dengan cepat dan legal.
  • Pengecekan Transparan: Memberikan kejelasan estimasi biaya dan pemantauan status aplikasi secara berkala.

Pertanyaan Umum (FAQ) Seputar Visa Kerja Filipina

Apakah saya bisa masuk ke Filipina dengan visa turis terlebih dahulu?

Ya, Anda dapat masuk menggunakan visa kunjungan wisata. Kemudian, perusahaan sponsor akan mengurus proses konversi (conversion) menjadi Visa Kerja 9(G) saat Anda berada di Filipina.

Apakah dokumen asal Indonesia harus di-Apostille terlebih dahulu?

Tentu saja. Dokumen penting seperti Ijazah, Transkrip Nilai, dan SKCK wajib mendapatkan sertifikat Apostille dari Kemenkumham RI agar di akui secara sah oleh instansi pemerintah Filipina.

Apakah biaya pengurusan visa di tanggung oleh pemohon atau perusahaan?

Berdasarkan regulasi umum ketenagakerjaan di Filipina, sebagian besar perusahaan sponsor menanggung biaya AEP dan Visa 9(G). Namun, hal ini bergantung pada kesepakatan yang tertuang dalam kontrak kerja Anda.


Tinggalkan komentar